Ruas Jalan Jalur Provinsi di di wilayah Desa Netutnana Putus Total
SoE, liputan timorraya.com - Jalur Alternatif (Ruas Jalan Provinsi) yang menghubungkan Tiga Kecamatan (Amanatun Selatan, Santian dan Kecamatan Boking) tepatnya di Wilayah Dusun II Desa Netutnana Kecamatan Amantun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi NTT putus Total.
Kepada Liputan Timor Raya.Com salah satu warga penghuni seputaran lokasih longsoran sebut saja Petrus Mone mengatakan, Longsoran pada Ruas Jalan ini sudah hampir Empat (4) Bulan sejak Bulan April 2026 lalu. Kami warga Masyarakat yang terisolasi akibat longsoran ruas jalan Netutnana ini sudah sangat resa.
“ Jalur alternatif ini sangat kami butuhkan,sudah Empat Bulan kehidupan perekonomian kami warga Masyarakat dusun II dan sekitarnya dilihat dari sumber pendapatan sangat menurun drastis,dikarenakan seluruh warga perpenghasil pada ternak dan rempah rempah. Dari kejadian putusnya ruas jalan ini semua aktifitas mandek alias tidak berjalan normal”
Menurutnya, perhatian Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Eduard M.Lioe.S.Ip.SH.MH dan Wakil Bupati Jhony Army Konay.SH.MH dapat melihat kondisi kami Masyarakat bawah yang mana sangat membutuhkan perhatian serius terkait perbaikan Ruas Jalan Netutnana. Ungkap Petrus Mone yang diamini warga masyarakat lainnya
Permohonan serupa datang juga dari Samuel Selan, jalan alternatif ini sudah ada sejak dulu sebelum adanya jalur Selatan dan jalur Kecamatan Nunkolo Boking. Ini adalah Ruas jalan yang sejak dulu dipergunakan oleh semua warga Masyarakat yang ingin beraktifitas dalam dunia usaha.
Disisi lain warga Masyarakat dusun II Desa Netutnana mengharapakan agar jalan ini dapat diperbaiki, demi memperlancar kegiatan perekonomian masyarakat.
Longsoran Oenitas sangat cepat direspon oleh Pemerintah Daerah sementara kami dinetutnana?tidak diperhatiakan. ungkap semua warga yang hadir di lokasih longsoran
Sementara Kepala Dusun II Ardi Selan yang sempat melewati ruas jalan tersebut kepada Media ini mengatakan, Longsoran Ruas Jalan ini sudah Lama dan Pimpinan DPDR Provinsi Ibu Emelia Nomleni dan Ketua DPRD kabupaten TTS sudah pernah turun dan melihat langsung kondisi ruas jalan Longsoran tersebut akan tetapi hingga saat ini belum adanya tindak lanjut untuk perbaikan.
“Ya kita mengharapkan perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten TTS melalui Dinas teknis agar ruas jalan tersebut dapat diperbaiki demi kebutuhan Masyarakat". Ungkapnya tenang ( Mlr/Dion)